Majingklak terletak desa Pamotan Kacamatan Kalipucang 79 km dari Kota Ciamis, di ujung muara antara, pulau Jawa (Ciamis Jawa Barat) yang berbatasan langsung dengan Cilacap (Jawa tengah) dibatasi oleh Sungai Citandui dan berseberangan dengan Pulau Nusa Kambangan di selatan Pulau Jawa.
Tempat ini mempunyai dermaga Kapal Ferry atau Kapal Pesiar menuju Pelabuhan Cilacap, namun dalam 2 kali kunjungan ke daerah ini belum pernah menemui kapal pesiar maupun ferry kecuali perahu nelayan yang di sebut cess ( yang terbuat dari bahan fiver ) dan Compreng ( yang terbuat dari bahan kayu dan bentuknya 2x lebih besar dari chess ).
Pada hari2 tertentu Majingklak cukup ramai dengan para peziarah yang mengunjungi sebuah gua ( Gua Maria
dan Gua sigit sela yang cukup terkenal bagi peziarah Rohani ) yang ada di kawasan nusakambangan melalui
KelacesSelain itu beberapa pengunjung yang hobi memancing juga sering datang kesini untuk memancing di segara anak ( selat

nusakambangan) yang berair tenang ( namun agak keruh karena leleran air dari sungai citanduy yang mengandung lumpur).
IMHO kawasan ini cukup potensial untuk di gali potensi wisatanya namun cukup perhatian dari pemerintah daerah karena leleran lumpur

dari sungai citanduy yang tidak terkendali akan mendangkalkan selat nusakambangan ( segara anak ), who's know entah sekian tahun yang akan datang Nusakambangan malah akan di persatukan dengan daratan baru akibat pendangkalan ini.
Informasi tambahan majingklak bisa di lihat di alamat berikut http://www.ciamistourism.com/
dan jangan lupa lihat halan ini
Pelabuhan MajingklakKeterangan gambar :
*) Kanan atas : foto bersama anak-anak majingklak dan bagi2 buku bacaan anak.*) Kiri bawah : Monyet ini adalah lutung berbulu hitam dan berekor panjang dan lagi merem **kayaknya lagi menderita di dalam kurungan ***foto di ambil dari halaman salah seorang warga.*) Kanan bawah : peringatan tsunami.