
Hatiku selalu deg-deg-an setiap akan mengakhiri hari-hari Juli, mungkin sudah nasib hidup.
Setiap bulan Juli selalu ada saja peristiwa yang mengiringi dan sering kali menjadi titik-titik kesadaran dan perubahanku.
Juli.Andai ku sempat menulis sebait saja kalimat untukmu pagi itu, maka sebait itu adalah tumpahan rasa dari dua hari perjalanan di sebuah desa kecil yang memiliki pantai indah sepanjang cakrawala. Aku pasti akan bercerita banyak jika kau ada di sini, aku juga akan bercerita tentang indahnya perut bumi yang penuh dengan manik-manik dan ukiran alam yang luar biasa. Kalau kau ada aku pasti akan mengajakmu kesana dan menjelaskan kepadamu mengenai seluk beluk dunia ku meskipun cukup awam untuk kau pahami saat ini.
Di pagi itu Juli ? ada sebuah peristiwa yang membuatku terharu, meskipun title nya Damn! Surprise is not really damn . Coba kau bayangkan di sebuah pagi yang masih berembun dingin sedang mata belum semenitpun terpejam sejak kemarin di antara sadar dan kesadaran tiba-tiba "ceprottttt...ceprot ...byurrrrrrr ..." berbutir-butir telor di pecahkan di kepalamu kemudian sekilo tepung beras di taburkan selanjutnya fanta merah di tumpahkan di kepalamu yang masih belum menyadari apa yang terjadi. kau tak punya kesempatan menghindar sedikitpun. apa yang terpikir olehmu kecuali DAMN!...hahahahhahaa...kau tak akan pernah melupakan peristiwa itu seumur hidupmu kan?
Sahabat-sahabat terbaik memang tak akan pernah bisa kau lupakan selama hidupmu, kau wajib bersyukur. Dear . Sahabat-sahabat itu seperti sayap malaikat untukmu.
Dan aku bertemu dengannya kemarin di sini
kupingku di sentilnya, dan cerita lagi.
TERIMA KASIH KEPADA TEMAN-TEMAN ATAS UCAPAN DAN DOA-DOA NYA ( di email, MP maupun SMS) . MAAF JIKA TDK SEMUANYA terbalas olehku. Do'a do'a kalian yang terdengar merdu, syahdu mengalir bagai zikir. terima kasih untuk persahabatan yang bagai kabut dengan bukit, keagungan terlukis melalui puncak-puncak gunung. terima kasih
untuk cinta kasih sayang seperti matahari terhadap bumi. kalian dan alam raya ini adalah keindahan.
***terima kasih Frans untuk fotonya.